Di video dijelaskan bahwa terdapat hasil pembentukan kokristal dengan menggunakan metode Solvent evaporation pada peningkatan bioavailabilitas terhadap suatu zat aktif, pertanyaannya bagaimana tahapan pembentukan kokristal dari zat aktif apixaban dengan menggunakan metode Solvent evaporation sehingga dapat menghasilkan Cmaks =2,7 kali, AUC=2,7 kali dan Tmaks=2,33 jam, dan bagaimana pengaruhnya terhadap sifat fisikokimia suatu obat?
prinsip kerja dari metode Solvent evaporation terhadap zat aktif terutama Apixaban yaitu mencampurkan zat aktif dan koformer dilarutkan dalam pelarut yang sesuai kemudian diuapkan hingga keadaan lewat jenuh dan dihasilkan kokristal. Kokristal merupakan residu hasil penguapan tersebut, sehingga didapatkan hasil Cmaks= 2,7 kali, AUC= 2,7 kali dan Tmaks= 2,33 jam dan pengaruhnya terhadap sifat fisikokimia suatu obat adalah sesuai dengan hasil uji Hasil dari uji bioavailabilitas menunjukkan bahwa bioavailabilitas oral apixaban dapat ditingkatkan melalui pembentukan kokristal apixaban – asam oksalat. Oleh karena itu, pengembangan formulasi baru dari apixaban dapat menarik perhatian dan penting untuk meningkatkan kelarutannya serta akibatnya dapat meningkatkan bioavailabilitas.
Pada video dikatakan bahwa produk kokristal mengandung 1 dari zat komponen aktif dan yang satu lagi itu disebut kofermer yang dimana kofermer ini adalah salah satu komponen dalam kokristal yang berfungsi menurunkan agregasi antara molekul kristal. Jadi bagaimana jika kofermer ini tidak berfungsi sesuai dengan yang dikatakan yaitu tidak mampu menurunkan agregasi antara molekul kristal pada saat pembentukan kokristal yang akan dilakukan, apakah akan berpengaruh untuk hasil bioavaibilitas yang akan didapatkan?
seperti yang kita ketahui bahwa koformer ini berfungsi
dalam membantu peningkatan kelarutan zat aktif di mana apabila kelarutan zat
aktif meningkat maka bioalvailabilitas pun akan meningkat jika koformer tidak berfungsi sebagaimana semestinya maka akan sangat mempengaruhi hasil dari kokristal yang mana proses kokristal tidak akan terjadi atau di nyatakan gagal
Baik berarti dari sini dapat saya mengenai bahwasannya koformer ini memiliki peran yang cukup berpengaruh pada hasil bioalvaibilitas yang akan didapatkan nanti
Di video dijelaskan bahwa terdapat hasil pembentukan kokristal dengan menggunakan metode Solvent evaporation pada peningkatan bioavailabilitas terhadap suatu zat aktif, pertanyaannya bagaimana tahapan pembentukan kokristal dari zat aktif apixaban dengan menggunakan metode Solvent evaporation sehingga dapat menghasilkan Cmaks =2,7 kali, AUC=2,7 kali dan Tmaks=2,33 jam, dan bagaimana pengaruhnya terhadap sifat fisikokimia suatu obat?
BalasHapusprinsip kerja dari metode Solvent evaporation terhadap zat aktif terutama Apixaban yaitu mencampurkan zat aktif dan koformer dilarutkan dalam pelarut yang sesuai kemudian diuapkan hingga keadaan lewat jenuh dan
Hapusdihasilkan kokristal. Kokristal merupakan residu hasil penguapan tersebut, sehingga didapatkan hasil Cmaks= 2,7 kali, AUC= 2,7 kali dan Tmaks= 2,33 jam dan pengaruhnya terhadap sifat fisikokimia suatu obat adalah sesuai dengan hasil uji Hasil dari uji bioavailabilitas menunjukkan
bahwa bioavailabilitas oral apixaban dapat ditingkatkan melalui pembentukan kokristal
apixaban – asam oksalat. Oleh karena itu, pengembangan formulasi baru dari apixaban
dapat menarik perhatian dan penting untuk meningkatkan kelarutannya serta akibatnya
dapat meningkatkan bioavailabilitas.
Pada video dikatakan bahwa produk kokristal mengandung 1 dari zat komponen aktif dan yang satu lagi itu disebut kofermer yang dimana kofermer ini adalah salah satu komponen dalam kokristal yang berfungsi menurunkan agregasi antara molekul kristal. Jadi bagaimana jika kofermer ini tidak berfungsi sesuai dengan yang dikatakan yaitu tidak mampu menurunkan agregasi antara molekul kristal pada saat pembentukan kokristal yang akan dilakukan, apakah akan berpengaruh untuk hasil bioavaibilitas yang akan didapatkan?
BalasHapusseperti yang kita ketahui bahwa koformer ini berfungsi
Hapusdalam membantu peningkatan kelarutan zat aktif di mana apabila kelarutan zat
aktif meningkat maka bioalvailabilitas pun akan meningkat jika koformer tidak berfungsi sebagaimana semestinya maka akan sangat mempengaruhi hasil dari kokristal yang mana proses kokristal tidak akan terjadi atau di nyatakan gagal
Baik berarti dari sini dapat saya mengenai bahwasannya koformer ini memiliki peran yang cukup berpengaruh pada hasil bioalvaibilitas yang akan didapatkan nanti
Hapus