Dari video yang saya lihat pada hasil titrasi standarisasi KMnO2 dilakukan sebanyak 3 kali, dari jurnal yang saya dapat standarisasi yang dilakukan juga sebanyak 3 kali. Dimana volume yang didapat dari setiap standarisasi itu berbeda-beda. Mengapa ada perbedanya volume yang digunakan untuk standarisasi? padahal Penggunaan larutan dan indikatornya sama.
Divvideo dikatakan prinsip dari permanganometri adalah zat organik di oksidasi dengan KMnO4 dalam suasana asam. Bagaimana jika ternyata zat yang dioksidasi dengan KMnO4 dalam suasana basa? Apakah titrasi masih dapat dilanjutkan walaupun dalam suasana basa?
Dari video yang saya lihat pada hasil titrasi standarisasi KMnO2 dilakukan sebanyak 3 kali, dari jurnal yang saya dapat standarisasi yang dilakukan juga sebanyak 3 kali. Dimana volume yang didapat dari setiap standarisasi itu berbeda-beda. Mengapa ada perbedanya volume yang digunakan untuk standarisasi? padahal Penggunaan larutan dan indikatornya sama.
BalasHapusDivvideo dikatakan prinsip dari permanganometri adalah zat organik di oksidasi dengan KMnO4 dalam suasana asam. Bagaimana jika ternyata zat yang dioksidasi dengan KMnO4 dalam suasana basa? Apakah titrasi masih dapat dilanjutkan walaupun dalam suasana basa?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus